Total Tayangan Halaman

Senin, 22 Desember 2014

WTF is TIME??

Well, udah lebih dari setengah tahun dari posting pertama. Bukan sok sibuk cuma emang lagi gak ada ilham buat nulis sesuatu yang menarik.
Emang sejak kapan tulisan yang lo buat menarik ran?
dan siapa aja orang-orang yang nganggap tulisan lo menarik??
Damn!! okay... gak usah dibahas menarik ato gak nya -__-

Sejak posting pertama bulan maret 2014 sampe sekarang bulan desember 2014 terhitung sudah 9 bulan akhirnya baru bisa nulis sesuatu yang seenggaknya gua anggap menarik...
kurang lebih seminggu lalu, gua ketemu sama temen, bukan temen lama dan bukan juga temen baru, seenggaknya gua yang nganggep dia temen dan kira-kira begini percakapan antara dua orang teman dimana mungkin dia nggak mengganggep gua temen dia... damn!!!

Temen : "Hoi ran...."
Gua (orang yang nganggep itu temennya) : "oi..."
Temen : "nonton hobbit juga ngul?"
Gua (orang yang nganggep itu temennya) : "wo iih... jelas lah"
Temen : "gimana kuliah? lulus?"
Gua (orang yang nganggep itu temennya) : "iya lulus bulan agustus kemaren"
Temen : "gile lama gak ketemu udah sarjana aja... haa"
Gua (orang yang nganggep itu temennya) : "haha, iya lama gak ketemu ente masih mahasiswa aja.."
Temen : "bangke..."

dan setelah kata "bangke" terucap maka perbincangan mulai menarik sampe suara perempuan yang rada ngebass dengan intonasi yang sengaja dibuat-buat memanggil kami para pembeli tiket film Hobbit part III untuk masuk sehingga kami memutuskan perbincangan yang tidak berguna tersebut... ya kalo ada 2 ato lebih cowo lagi ngborol 20% pasti tentang cewe, game, film, bola dan 80% nya sudah pasti membahas hal diluar naskah skenario yang 20% tadi, jadi bisa disimpulkan kalo ada sekelompok lelaki sedang berkumpul dan ngobol itu sudah pasti tentang hal yang gak penting... we proud as a man... 

yang gua mau bahas disini bukan tentang film hobbit, ya meskipun rada freak sedikit menurut gua dimana si naga cuma dibunuh dengan sebilah mata panah, sangat jauh di bawah ekspektasi gua, dan juga dimana kisah cinta yang lucu antara seorang dwarf dan seorang elf dimana harus berakhir dengan seharusnya karena mereka dari ras berbeda jadi mereka gak boleh bersatu... andai gua yang jadi narator tu film pasti gua tertawa sambil menceritakan kisahnya... btw cukup sedikit untuk film hobbit yang keren itu...

yang mau gua bahas disini adalah poin dari pertanyaan temen gua tadi (sekali lagi gua tau, cuma gua yang nganggap gua temen dia) tentang "lama gak ketemu"...
darimana dia tau kalo kami sudah "lama" gak ketemu?
darimana kita tau kalo kita sudah menunggu "lama" ?
darimana kita tau kita sudah terlalu "lama" sehingga kita terlambat?
dan mungkin masih banyak lagi pertanyaan tentang "lama", meskipun begitu banyak pertanyaan tentang durasi "lama" toh jawabannya juga cuma satu yaitu "waktu"...

So, darimana dia tau kalo kami sudah "lama" gak ketemu? tentu jawabannya "waktu"...
darimana kita tau kalo kita sudah menunggu "lama" ? pastinya "waktu"...
darimana kita tau kita sudah terlalu "lama" sehingga kita terlambat? "waktu" lagi...
Yup, "waktu" adalah jawaban dari semua pertanyaan tentang durasi "lama" tadi, tapi apa lo tau apa itu "waktu"? gua yakin sangat banyak orang di dunia ini ketika ditanya apa itu waktu pasti mereka gak bisa ngejawabnya...

Karna gua orang matematika, maka amat penting definisi dari suatu hal, karna dalam matematika anda bisa nyatakan benar ato salah dari jawaban seseorang ya pastilah berdasarkan definisi. Nah berdasarkan KBBI (1997) waktu adalah seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan, atau keadaan berada atau berlangsung (wikipedia). Waktu dikatakan sebagai rangkaian proses awal dan akhir antara dua kejadian berbeda, misal lu berangkat dari kota A ke kota B dimana jaraknya tidak sama dengan nol, yang menjamin lo gak akan pernah berada di dua tempat yang dipisah oleh jarak adalah "waktu" dan "waktu" juga yang menjamin lu gak akan muda dan tua pada umur yang sama. 

Terlalu berat bahasanya? belum pernah dengar vicky prasetyo khotbah sih lo... haha

Hal yang menarik disini adalah kita bisa mengukur waktu dengan skala detik, menit, jam, bulan, tahun, windu, dasawarsa, abad, milenium dan seterusnya. Gimana caranya kita mengukur waktu dengan skala-skala tadi? Penemuan paling mutakhir yang pernah dibuat oleh manusia menurut gua adalah "watch" ato "jam" dan kalender. Dengan alat ini kita bisa mengukur "waktu"... luar biasah.... mari berikan penghargaan sebesar-besarnya untuk pencipta "jam" dan kalender... meskipun dengan adanya alat tersebut toh kita sebagai manusia masih bisa terlambat, masih tidak sadar semakin menua, masih belum menghargai apa yang kita sebut proses kehidupan, yakni "waktu" itu sendiri.

But seriously, kalo "jam" disini digunakan untuk mengukur waktu kita berpindah dari posisi A ke posisi B, bukankah yang kita ukur disini jarak kita berpindah? Saat kita melihat "jam" dan tau kita terlambat bukankah yang kita ukur disini adalah kurang kecepatan kita menuju lokasi? Setiap kali pagi berganti malam bukan "waktu" yang berubah, bukannya bumi dan matahari yang berotasi dan berevolusi? Dan setiap kali melihat kalender kita dan mengukur "waktu" yang sudah kita lalui selama ini, bukankah yang kita ingat adalah setiap kenangan yang kita lalui?

So, WTF is TIME?? kenapa ini berasa makin susah dijawab tiap gua berusaha memahami "waktu"?
Kenapa manusia perlu membuat alat pengukur "waktu" sementara kita tetap gak bisa mengejar, mempercepat, memperlambat, menghentikan "waktu" itu sendiri? Kenapa pada saat kita nyaman di suatu kondisi ato masa, kenapa "waktu" gak mau berhenti walau cuma beberapa saat agar kita bisa menikmatinya lebih "lama"?

Mungkin jawabannya karna sebenernya waktu itu gak pernah ada, mungkin waktu hanyalah penggambaran dari "emosi" manusia karena waktu hanyalah sebuah variabel yang digunakan manusia sebagai alasan atas kenyamanan, ketidak nyamanan, kekosongan, kesedihan, kebahagiaan dari "emosi" dimana mereka mencoba memanipulasi waktu agar waktu bisa tetap stuck di suanasa yang sama atopun bergerak cepat ke suasana yang baru, karna pada dasarnya setiap manusia hanya ingin merasa bahagia dan sanggup berbuat apa saja agar bisa terus bahagia termasuk "mencuri waktu" milik orang lain...

Sadar ato gak kita semua di dunia ini adalah "pencuri waktu", sejak kecil hingga dewasa kita "mencuri waktu" orang tua kita kebayang gak berapa "waktu" yang dihabiskan ortu kita buat ngerawati kita dari kita lahir sampe sekarang? sanggup gak kita mengganti "waktu" yang udah kita curi dari ortu kita? tapi sekali lagi saat "waktu" orang tua kita habis yang akan kita tangisi bukanlah "waktu" tapi kenangan dengan orang tua kita...

Saat bersama orang lain kita pasti "mencuri waktu" milik orang tersebut, pernah gak kepikiran kenapa dia mau "waktu" nya kita curi? kenapa dia mau ngorbanin "waktu"nya buat kita? kenapa dia gak takut "waktu" nya bakal habis saat kita curi? dan pernahkah kita bertanya berapa lama "waktu" orang-orang yang sudah kita curi buat kebahagian pribadi kita? dan berapa banyak "waktu" yang terbuang sia-sia saat kita memutuskan pergi buat ninggalin orang yang sudah beri kita banyak "waktu"?

Mungkin memang lebih baik "waktu" itu gak pernah ada, kebayang kalo waktu itu berwujud, berasa, ato bisa disentuh? pasti banyak orang yang memperkarannya di pengadilan, dan pasti bakal banyak terdengar kekerasan atas dasar "waktu", perampokan "waktu" besar-besaran dan tindakan kriminal karna perebutan "waktu"...

dan akhirnya pertanyaan itu kembali lagi "WTF is TIME" ???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar